Monday, 21 January 2013



Crop Circles Ufo Di Sleman Jogjakarta
Metrotainment.net - Dull Above ground Shape, atau yang lebih akrab dikenal dengan singkatan UFO, merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentikasikan oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki.

Salah satu yang banyak diyakini masyarakat, UFO dikendarai oleh alien yang juga hidup berdampingan dengan manusia di alam ini.

Mungkin banyak dari kita yang menganggap hal itu hanya sebatas mitos. Namun ada juga yang mempercayainya sebagai makhluk dan pesawat yang nyata.

Bukti-bukti keberadaan UFO selama ini hanya bisa kita saksikan di layar kaca. Baik cerita fiksi maupun ilmiah, notabene lebih banyak terjadi di daratan Jepang, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Sama sekali belum pernah ada laporan singgahnya pesawat misterius tadi di daratan Indonesia. Sehingga ketika terjadi dugaan bahwa dewasa ini ada satu bukti yang menguatkan bahwa UFO jg pernah mendarat di Indonesia, bumi pertiwi ini menjadi geger.

Lokasi yang diyakini pernah disinggahi oleh UFO adalah kawasan persawahan di Gunung Suru, Jogotirto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta. Pada hari Minggu, 23 Januari kemarin, terjadi angin puting beliung yang cukup besar. Ketika badai sudah reda, orang-orang di sekitar yang melakukan ronda malam menemukan satu keganjilan di sawah mereka.

Di sawah mereka, ditemukan suatu pola lingkaran yang membentuk semacam simbol di tengahnya. Simbol ini terbentuk dari hamparan padi yang rebah karena badai angin tersebut.

Lesion Circles - UFO Di Sleman JogjakartaLingkaran berdiameter 70 dial ini lebih dikenal dengan sebutan "crop circles" (lingkaran tanaman). Suatu pola teratur yang terbentuk secara misterius di sebuah ladang tanaman yang biasanya hanya terjadi dalam waktu semalam saja.

"90 persen lingkaran aneh tersebut lebih sering terjadi di kawasan Inggris bagian selatan. Kemunculan crop circle ini semakin meningkat setelah tahun 1970-an." P"aling tidak sudah terjadi sebanyak 26 negara pernah melaporkan adanya crop circle. Negara-negara tersebut meliputi Amerika Serikat, Jepang, Inggris, namun tak ada laporan serupa dari Indonesia"."

Demikian berita yang dikutip dari sebuah situs ensiklopedia bebas terbesar, Wikipedia. Berita adanya crop circles di Sleman ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Banyak berita yang simpang siur dengan keberadaan pola ini. Warga meyakininya sebagai bekas dari pendaratan UFO. Beberapa ilmuwan meyakininya sebagai buatan manusia, sebuah rekayasa dengan tujuan sebagai karya seni, komersial, hingga sebuah lelucon yang kreatif. Wikipedia menulis bahwa keberadaan lingkaran ini karena sengaja dibuat oleh perusahaan sebagai iklan produk mereka atau sekedar untuk berunjukrasa.

Kepolisian setempat juga sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Batas polisi juga sudah dipasang di sekitarnya. Karena selain tempat tersebut diharapkan steril dari jamahan manusia, padi di sekitarnya juga sudah hampir panen. Jadi dijaga agar tidak diinjak-injak pengunjung supaya jangan sampai gagal panen.

Namun masyarakat Indonesia bisa melihat peluang di dalam berita yang cukup menggemparkan ini. Lingkaran yang masih misterius ini banyak dikunjungi oleh masyarakat.

Bukan hanya masyarakat setempat namun banyak yang sengaja datang jauh-jauh untuk melihat dengan mata kepala sendiri. Melihat animo masyarakat yang sangat antusias, warga setempat menjadikannya sebagai objek wisata dan membuka lahan parkir. Untuk mobil dikenakan biaya parkir Rp 5.000,00 sedangkan untuk motor Rp 2.000,00.

(Angela Kartawijaya)

[Jangan lupa Klik: Disini untuk Pantau berita berbagai media soal pola di sawah Sleman]http://kabarkalianda.blogspot.com/feeds/posts/default


0 comments:

Post a Comment

    Followers